Thursday, October 28, 2010

Merapi Meletus Lagi Pukul 16.16 WIB

Puncak Gunung Merapi mengeluarkan asap solfatara yang terlihat jelas dari kawasan wisata Deles, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (25/10/2010). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menetapkan status Awas untuk Merapi setelah berdasarkan pemantauan kegempaan, deformasi, dan visual terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan.





YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas pada Kamis sore pukul 16.16 WIB.

"Awan panas kembali muncul, setelah pascaletusan pertama lalu yang terjadi pada Selasa," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo, di Yogyakarta, Kamis (28/10/2010).

Menurut dia, awan panas tersebut tergolong masih cukup kecil dengan radius luncuran mencapai sekitar 3,5 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi.

Namun, lanjut Subandriyo, pihaknya belum dapat memastikan arah luncuran karena kondisi cuaca di sekitar puncak Merapi tidak terlalu baik.

Ia memperkirakan, luncuran awan panas tersebut akan diikuti dengan luncuran awan panas berikutnya sehingga ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada.

Selain itu, kata dia, luncuran awan panas tersebut akan diikuti dengan munculnya magma dan pembentukan kubah lava baru yang belum terlihat pascaletusan pertama lalu.

ANT
Sumber

No comments:

Post a Comment